moslem traveler travel blogger sandi iswahyudiBismillah

Wahai kaki, dan seluruh tubuhku, lelahkah saudara selama ini aku ajak menelusuri dunia?

Wahai kaki dan seluruh tubuhku, relakah engkau kuajak merangkak dalam ke sia-siaan?

Berjalan tak sesuai fitrahmu.

Jangan pernah lelah duhai kedua kakiku, untuk terus melangkah! Jangan pernah lelah untuk menemaniku!

Sesungguhnya diri ini, sedang berjuang untuk konsisten kembali pada fitrahnya. Yaitu beribadah pada Allah Azza wa Jalla.

Allah berfirman dalam QS. Az-Zariyat (51) ayat 56 

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”


Ada suara-suara yang membuat seorang moslem traveler itu akan kembali. Teringat akan dari mana asalnya, dan akan ke mana setelah ini.

Ada suara-suara yang membuat seorang moslem traveler itu kakinya kuat untuk melangkah ke depan.

Menghapuskan segala duka dan keletihan. Dan membuat dirinya melangkah dalam berbagi kebaikan tanpa kenal putus asa.

Itulah suara adzan.

Wahai diriku, jangan pernah lelah untuk mendengar suara adzan! Jadikan iya sebagai alarm diri.

Apa pun kondisinya, di mana pun berada, jika mendengar adzan menyusup ke tiap bilik-bilik telinga, jangan pernah menolak panggilannya!

Segeralah bangkit, dan bergegaslah menuju suara itu berasal. Sesungguhnya adzan itu adalah panggilan Allah, Tuhan semesta alam, bagi hamba-hambaNya yang ingin kembali fitri.

Bagi hamba-hambaNya yang ingin kembali mengenal ke mana dirinya kan berlabuh.

Ajaklah diri selalu berkomunikasi. Negolah diri, jangan pernah lelah!

Bila menyusuri alam luas tak lelah.

Masak memenuhi panggilannya tak mampu?

Jika tak mampu berarti ada yang salah dalam diri.

Padahal Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Setiap langkah menuju tempat shalat akan dicatat sebagai kebaikan dan akan menghapus kejelekan (HR Ahmad, 2:283).”

Diri ini adalah teman sepanjang masa. Baik buruk, ia akan selalu bersama. Tak akan berpisah, bila belum waktunya.

Maka duhai kaki, teruslah bergerak menyusuri bumi yang luas ini.

Tapi INGAT, saat suara alam berganti dengan panggilanNya, maka segeralah bergerak memenuhi undangaNya.

Berjanjilah padaku wahai diri, sebelum waktu penghancur kebahagiaan dunia menjemput kita.

Selamat menikmati perjalanan 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here