es tempo dulu jenggot traveler sandi iswahyudi travel blogger indonesia
Rupa Es Tempo Dulu Pak Said sebelum di aduk. Harga terjangkau rasa ngangenin

Minum Es Tempo Dulu Pak Said Kota Batu Bersama Lebah dan Sepotong Kenangan – Entah sudah berapa kali, saya duduk dikursi panjang berwarna biru, ditemani dengan hewan-hewan yang hilir mudik di wadah putih besar, khas tempo dulu. Entah sudah berapa kali berucap, “Pak setunggal, ten mriki (Pak satu, di sini).” Ditemani dengan senyum dan pelajaran dari beliau.

Aku kate solat sek mas (Aku mau shalat dulu mas),” kata yang pernah diucapkan beliau pada 1 November 2016 saat saya mau membeli esnya memasuki waktu zuhur.

Itulah salah satu pelajaran yang saya ingat. Ibadah kepadaNya lebih di dahulukan daripada dunia. Beliau tak takut pelanggan lari, sebab yakin, bahwa rezeki dan segala sesuatunya berasal dariNya, Allah Azza wa Jalla.

Pelajaran lainnya, beliau tetap semangat untuk bekerja memberi nafkah pada istri, walau sudah berusia lanjut. Saat Oktober 2016 saya membeli es campur lagi, dan menanyakan berapa umurnya. Beliau menjawab, “Ora apal mas, lek gak dilok catetan. Yo kurang luwih 78 taun (tidak hafal mas, kalau tidak lihat catatan. Ya kurang lebih 78 tahun).”

Esnya bertahan kurang lebih 63 tahun

Menurut saya Es Tempo Dulu Pak Said ini sederhana, daripada jenis es lainnya. Isiannya, ada roti yang dipotong kotak-kotak, kacang hijau, ketan hitam, susu kental manis (putih dan cokelat), hingga es yang diserut. Es beliau tetap eksis tak tergerus zaman. Beliau bilang pada 2016, jika sudah berjualan selama 63 tahun.

Alhasil beliau memiliki pelanggan tetap dari berbagai umur. Saya salah satunya.

Harga dari es ini juga terjangkau, hanya Rp 5.000,- saja. Saudara sudah dapatkan es segar dan bonus nilai kehidupan, serta kisah-kisah wajah Batu zaman dahulu. Tapi bonus ini hanya bisa saudara dapatkan, jika bertanya pada beliau langsung.

Jadi jangan takut untuk bertanya, sambil menikmati tiap suapan! 🙂

Makan es dengan lebah

Pengalaman unik lain yang bisa saudara dapatkan adalah berkawan lebah. Ya beberapa kali ke sini, saya melihat beberapa lebah berkeliaran di sekitar wadah isian esnya. Jangat takut! Saudara tidak akan disengat jika tidak mengganggunya.

Nikmati saja, sambil menikmati tiap suapan Es Tempo Dulu Pak Said. Jangan lupa! Ucapkan syukur atau baca alhamulillah agar tiap tetes air esnya berkah. Selamat menikmati perjalanan.

Es Tempo Dulu Pak Said

Harga per porsi Rp 5.000,-

Buka pagi-sore. Tiap waktu shalat, tutup

Lokasi di samping Masjid Agung An-nur Kota Batu

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here